5

5 ABK Kapal Virgo Transport 8 Selamat Berkat Berpegangan ker Tabung LPG Kosong

codex-01b0babc0e664e97a74b33b555f99fb2

5 ABK Kapal Virgo Transport 8 Bertahan dengan Tabung LPG Kosong di Laut Jawa

Kitabersedekah.com – 5 ABK Kapal Virgo Transport 8 berhasil selamat setelah bertahan hampir sembilan jam di Laut Jawa dengan berpegangan pada tabung LPG kosong berukuran tiga kilogram. Mereka ditemukan kapal tunda di perairan Masalembo setelah menghadapi ombak besar tanpa menemukan sekoci maupun rakit karet.

Peristiwa itu terjadi saat KM Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal yang membawa total 243 orang tersebut dilaporkan hilang kontak di Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA. Sebelumnya, kapal diketahui berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9).

Satu Tabung LPG Menjadi Pegangan di Tengah Ombak

Salah seorang awak kapal yang selamat, Akmal, menceritakan bahwa dirinya bersama empat ABK lain berusaha menyelamatkan diri ketika kondisi kapal membahayakan. Namun, mereka tidak menemukan sekoci atau rakit karet yang dapat digunakan untuk bertahan di laut.

Dalam situasi darurat tersebut, mereka menemukan sebuah tabung LPG kosong berukuran tiga kilogram. Benda itu kemudian menjadi satu-satunya pegangan bagi lima orang yang terombang-ambing di laut terbuka. Mereka berusaha tetap berkumpul agar tidak terpisah oleh arus dan gelombang.

Kelima awak kapal itu berada di laut sejak sekitar pukul 01.00 WITA hingga ditemukan kapal tunda pada pukul 10.00 WITA. Selama hampir sembilan jam, mereka mempertahankan pegangan pada tabung LPG kosong sambil menunggu pertolongan datang.

“Saya kemudian melihat terdapat korban selamat dan meninggal dunia di atas kapal tunda, tetapi tidak mengetahui secara pasti kondisi para korban sebelum mereka dievakuasi dari laut,” ujar Akmal.

Kisah 5 ABK Kapal Virgo Transport 8 tersebut memperlihatkan beratnya perjuangan penyintas saat menghadapi kecelakaan di perairan terbuka. Dalam kondisi tanpa perlengkapan keselamatan yang dapat dijangkau, mereka harus menjaga tenaga, tetap tenang, dan saling bertahan agar peluang ditemukan tetap terbuka.

Evakuasi Korban Dilakukan Menuju Banjarmasin

Akmal termasuk dalam 22 korban selamat yang dievakuasi menggunakan Kapal Rigid Buoyancy Boat atau RBB milik Pangkalan TNI Angkatan Laut Banjarmasin. Para korban dipindahkan dari KRI Nala yang berada di lokasi pencarian dan evakuasi sebelum dibawa menuju Banjarmasin.

Setelah ditemukan pada Minggu pagi, para penyintas sempat berganti kapal dalam proses evakuasi. Akmal, warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, diketahui bekerja sebagai petugas kebersihan di KM Virgo Transport 8. Ia baru sekitar tiga bulan menjalankan tugas di kapal tersebut sebelum peristiwa itu terjadi.

Proses evakuasi di laut membutuhkan koordinasi antarkapal dan dukungan armada lain karena lokasi pencarian berada di Perairan Masalembo. Kondisi gelombang serta luasnya area laut menjadi tantangan dalam menemukan korban dan membawa mereka menuju titik evakuasi dengan aman.

Basarnas Temukan 114 Korban

Hingga Selasa (15/9) pukul 09.00 WITA, Basarnas telah menemukan 114 korban dari 243 orang yang berada di KM Virgo Transport 8. Dari jumlah itu, 108 orang ditemukan selamat dan enam orang meninggal dunia. Masih ada 129 orang yang belum ditemukan dalam operasi pencarian.

Sebanyak 110 korban telah tiba di Banjarmasin. Rinciannya terdiri atas 108 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Sementara itu, empat korban meninggal lainnya masih dalam proses evakuasi menggunakan armada udara.

Pencarian terhadap korban yang belum ditemukan menjadi perhatian utama. Operasi dilakukan melalui koordinasi armada laut dan udara untuk menjangkau area pencarian di Laut Jawa, sekaligus mempercepat penanganan serta evakuasi bagi korban yang berhasil ditemukan.

FAQ 5 ABK Kapal Virgo Transport 8

Bagaimana lima ABK dapat bertahan di laut?

Lima ABK bertahan dengan berpegangan pada satu tabung LPG kosong berukuran tiga kilogram. Mereka menjaga posisi tetap bersama di tengah gelombang besar sampai kapal tunda menemukan mereka.

Berapa lama para ABK berada di laut?

Mereka berada di laut sejak sekitar pukul 01.00 WITA dan ditemukan pada pukul 10.00 WITA. Artinya, para penyintas bertahan hampir sembilan jam sebelum mendapat pertolongan.

Berapa korban yang telah ditemukan?

Hingga Selasa (15/9) pukul 09.00 WITA, Basarnas menemukan 114 korban, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.

Perjuangan 5 ABK Kapal Virgo Transport 8 menjadi gambaran pentingnya kesiapan keselamatan di kapal. Tabung LPG kosong memang membantu mereka bertahan dalam keadaan genting, tetapi perlengkapan keselamatan yang mudah diakses tetap menjadi unsur penting untuk melindungi penumpang dan awak kapal saat keadaan darurat terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *