New Policy: Rp253,6 M digelontorkan Pemprov, 103 sekolah swasta gratis di Jakarta
Rp253,6 M digelontorkan Pemprov, 103 sekolah swasta gratis di Jakarta
Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan dana sebesar Rp253,6 miliar untuk menyediakan akses pendidikan gratis kepada 103 sekolah swasta di kota ini. Ini bertujuan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat umum, terutama keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Jakarta secara sungguh-sungguh mulai mengalokasikan anggaran untuk sekolah swasta gratis,” ungkap Gubernur DKI Pramono Anung dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu.
Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 312 Tahun 2025 mengatur bahwa 103 sekolah swasta terpilih akan mendapatkan pendanaan. Gubernur menekankan bahwa kebijakan ini merupakan upaya nyata untuk memastikan anak-anak Jakarta mendapatkan pendidikan yang layak.
Program ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, seperti SD, SMP, SMA/SMK, dan SLB, yang tersebar di lima wilayah kota administratif Jakarta. Dua kelompok sekolah swasta diberikan dukungan finansial: 40 sekolah akan menerima pembiayaan selama 12 bulan, mulai Januari hingga Desember 2026, sementara 63 sekolah lainnya mendapat pendanaan selama enam bulan, dari Juli hingga Desember tahun yang sama.
Pemprov DKI Jakarta juga memastikan kebijakan bantuan pendidikan lainnya tetap berjalan, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta program pemutihan ijazah. Gubernur Pramono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program ini, baik sekolah maupun peserta.
“Kami berharap berbagai kebijakan ini menjadi pijakan awal lahirnya generasi Jakarta yang lebih maju melalui akses pendidikan yang inklusif, tuntas, dan berkualitas,” tambahnya.
