Bobol

Bobol Gawang Arab Saudi dalam Kemenangan 4-0 Timnas Spanyol – Lamine Yamal Masuk Daftar Pencetak Gol Termuda Piala Dunia di Atas messi

Kemenangan Telak Timnas Spanyol, Lamine Yamal Jadi Pemain Termuda yang Mencetak Gol di Piala Dunia Bobol Gawang Arab Saudi dalam Kemenangan 4 - Di babak kedua

Desk Bobol
Published Juni 22, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Kemenangan Telak Timnas Spanyol, Lamine Yamal Jadi Pemain Termuda yang Mencetak Gol di Piala Dunia

Bobol Gawang Arab Saudi dalam Kemenangan 4 – Di babak kedua Grup H Piala Dunia 2026, Tim Nasional Spanyol mencatatkan kemenangan dramatis melawan Arab Saudi dengan skor 4-0. Gol pertama yang dibukukan dalam pertandingan tersebut justru dihasilkan oleh pemain muda berusia 18 tahun, Lamine Yamal, yang langsung menempatkan dirinya dalam daftar pencetak gol termuda sepanjang sejarah turnamen. Ini menjadi momen penting bagi Yamal, yang bermain untuk Barcelona di Liga Primer Inggris, karena membukukan torehan sebelum usia 18 tahun 343 hari.

Momen Pencetak Gol yang Cepat dan Menggemparkan

Seperti yang diungkapkan dalam catatan resmi, Yamal mengubah skor sejak menit pertama pertandingan. Ia memanfaatkan umpan silang mendatar dari Mikel Oyarzabal, lalu dengan cepat menyambar bola dan melepaskan tendangan yang memperkecil jarak kepada gawang Arab Saudi. Tindakan tersebut memastikan La Furia Roja unggul lebih awal, memberikan keunggulan mental yang signifikan bagi tim.

“Ini adalah gol yang menciptakan perbedaan dalam pertandingan, terutama karena kecepatan dan presisi Yamal,” kata salah satu analis sepak bola yang mengomentari momen bersejarah tersebut.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Atlanta, Spanyol menguasai jalannya pertandingan. Setelah gol Yamal, tim berwarna merah putih mencetak tiga gol tambahan, masing-masing dari Mikel Oyarzabal pada menit ke-21 dan ke-24, serta gol bunuh diri Hassan Al-Tombakti di menit ke-49. Dominasi timnas Spanyol terlihat jelas, dengan kemampuan serangan yang konsisten sepanjang pertandingan.

Rekor Sejarah yang Dipecahkan oleh Yamal

Pencapaian Yamal dalam usia yang relatif muda membuatnya masuk ke dalam daftar pemain termuda yang mencetak gol di Piala Dunia. Sebelumnya, daftar ini dihiasi oleh nama-nama legendaris, termasuk Lionel Messi, yang mencetak gol pertamanya di usia 18 tahun 357 hari. Yamal, dengan usia 18 tahun 343 hari, berhasil menjadi pemain termuda ke-7 dalam sejarah Piala Dunia, menggeser posisi Messi ke urutan kedua.

Rekor ini tidak hanya membawa nama Yamal ke arena internasional, tetapi juga menegaskan potensinya sebagai salah satu bintang muda sepak bola yang menjanjikan. Sebagai pemain Barcelona, ia sebelumnya sudah menunjukkan bakat di level klub, namun pencapaian di Piala Dunia ini menegaskan bahwa ia bisa menjadi andalan di level nasional.

Daftar Pencetak Gol Termuda Piala Dunia

Dan berikut adalah daftar lengkap 10 pemain termuda yang pernah mencetak gol di Piala Dunia, yang saat ini diisi oleh Yamal dan beberapa nama besar lainnya:

1. **Pele (Brasil)** – 17 tahun 239 hari. Legenda sepak bola Brasil ini masih menjadi pemain termuda dengan catatan terbaik sepanjang masa, mencetak gol pertamanya di usia yang sangat muda.

2. **Manuel Rosas (Meksiko)** – 18 tahun 93 hari. Pemain berusia 18 tahun ini berhasil mencetak gol di Piala Dunia 1958, saat masih dalam usia 18 tahun.

3. **Gavi (Spanyol)** – 18 tahun 110 hari. Sebelum Yamal, Gavi juga pernah mencatatkan nama di daftar ini, menjadi bintang muda yang membawa tim Spanyol meraih kemenangan.

4. **Michael Owen (Inggris)** – 18 tahun 190 hari. Owen, yang dikenal sebagai striker berbakat, berhasil membukukan gol di usia yang relatif muda, mengukuhkan statusnya sebagai salah satu bintang Piala Dunia.

5. **Nicolae Kovács (Rumania)** – 18 tahun 197 hari. Pemain Rumania ini juga masuk dalam daftar, menunjukkan bahwa usia muda tidak selalu menjadi penghalang untuk menorehkan prestasi.

6. **Dmitri Sychev (Rusia)** – 18 tahun 231 hari. Sychev mencetak gol di Piala Dunia 2018, menjadi bagian dari rekor pemain termuda.

7. **Lamine Yamal (Spanyol)** – 18 tahun 343 hari. Kemenangan di Piala Dunia 2026 membuatnya tercatat sebagai pencetak gol termuda ke-7 sepanjang sejarah, dengan usia yang lebih muda dibandingkan Messi.

8. **Lionel Messi (Argentina)** – 18 tahun 357 hari. Messi, yang juga seorang bintang besar, masih menjadi legenda di daftar ini, meski kini posisinya digeser oleh Yamal.

9. **Julian Green (Amerika Serikat)** – 19 tahun 25 hari. Pemain AS ini menorehkan nama di daftar sejak Piala Dunia 2014, tetapi usia yang lebih besar dibandingkan Yamal.

10. **Divock Origi (Belgia)** – 19 tahun 65 hari. Origi, yang juga dikenal sebagai penyerang di level klub, mencetak gol di usia yang cukup muda, tetapi masih kalah dari Yamal.

Signifikansi Rekor Yamal dalam Sejarah Piala Dunia

Mencetak gol di usia 18 tahun 343 hari merupakan pencapaian luar biasa, terlepas dari era sepak bola yang berbeda. Yamal menjadi salah satu dari sedikit pemain yang mampu menunjukkan performa mengesankan di level internasional, meski masih dalam usia yang relatif muda. Ini menunjukkan bahwa kompetisi sepak bola modern memungkinkan pemain untuk berkembang cepat, baik secara teknik maupun mental.

Sejarah Piala Dunia pun terus berubah, dengan Yamal menjadi bagian dari kisah baru. Pemain yang berusia 18 tahun ini tidak hanya membawa Spanyol meraih kemenangan beruntun, tetapi juga menambahkan nama baru ke dalam daftar prestasi sepanjang masa. Selain Pele dan Messi, daftar ini juga mencakup nama-nama seperti Manuel Rosas, Gavi, dan Michael Owen, yang semua pernah menorehkan pencapaian unik di usia yang serupa.

Keberhasilan Yamal dalam menembus daftar tersebut memicu perbincangan luas di kalangan pecinta sepak bola. Banyak yang menilai bahwa usia muda yang dimilikinya menunjukkan potensi luar biasa, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan tekanan tinggi di kompetisi internasional. Bagi Spanyol, ini bisa menjadi tanda awal dari era baru di Piala Dunia, di mana tim muda berperan penting dalam keberhasilan tim nasional.

Sementara itu, Messi, yang pernah mencetak gol di usia 18 tahun 357 hari, kini mengakui

Leave a Comment