Bank Jakarta Hadirkan Inovasi Baru di Jakarta Fair 2026
What Happened During – MerahPutih.com – Jakarta Fair 2026, yang akan berlangsung di JIExpo Kemayoran, menjadi ajang tahunan besar yang menarik ribuan pengunjung dari berbagai wilayah. Pekan Raya Jakarta tahun ini diselenggarakan selama 32 hari, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Ajang ini tidak hanya menawarkan berbagai produk dagang, tetapi juga menjadi platform untuk memperkenalkan inovasi dalam layanan perbankan, salah satunya melalui kehadiran Bank Jakarta di Hall C1 Anjungan Pemprov DKI Jakarta.
Kolaborasi dengan Blibli untuk Konsep Engagement Store
Bank Jakarta, dalam penyelenggaraan Jakarta Fair 2026, menghadirkan gagasan baru berupa Engagement Store. Konsep ini dirancang dengan menggandeng Blibli, salah satu perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia. Tujuan dari kolaborasi ini adalah menyediakan pengalaman berbelanja dan bertransaksi yang lebih menarik bagi pengunjung. Dengan menampilkan berbagai layanan perbankan langsung di area pameran, Bank Jakarta berusaha mendekatkan diri kepada masyarakat sambil memperkaya interaksi melalui teknologi.
Agus H. Widodo, Direktur Utama Bank Jakarta, menyampaikan bahwa kehadiran lembaga keuangan ini di Jakarta Fair 2026 memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi. “Aplikasi JakOne Mobile menjadi alat utama untuk mendukung transaksi digital di berbagai merchant maupun tenant UMKM yang tersebar di sejumlah hall,” kata Agus, Senin (15/6). Ia menekankan bahwa inovasi ini tidak hanya memudahkan pengguna, tetapi juga mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan layanan perbankan secara lebih dinamis.
Pengaksesan Layanan Perbankan Tanpa Batas Fisik
Di Engagement Store, pengunjung dianjurkan untuk menggunakan berbagai layanan yang tersedia tanpa harus pergi ke kantor cabang. Layanan tersebut mencakup pembukaan rekening secara online, pengajuan kredit dan pembiayaan, serta akses ke fasilitas ATM-CRM. Fitur ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk memenuhi kebutuhan keuangan dengan lebih cepat dan praktis. Menurut Agus, penggunaan teknologi dan kemitraan dengan Blibli menjadi bagian dari komitmen Bank Jakarta untuk menciptakan ekosistem yang lebih inklusif.
Bank Jakarta juga berharap konsep Engagement Store mampu membangun hubungan yang lebih kuat dengan nasabah dan masyarakat. “Kehadiran kami di Jakarta Fair 2026 tidak hanya tentang transaksi, tetapi juga tentang menumbuhkan keterlibatan yang lebih mendalam,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa inovasi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjawab dinamika kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.
Pembayaran Pajak Kendaraan di Area Anjungan Pemprov DKI
Selain layanan perbankan, pengunjung Jakarta Fair 2026 yang berada di kawasan Anjungan Pemprov DKI Jakarta juga dapat memanfaatkan booth Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Pembayaran bisa dilakukan via mesin EDC atau aplikasi JakOne Mobile. Fasilitas ini memberikan kemudahan bagi pengunjung yang ingin menyelesaikan urusan keuangan kendaraan secara langsung selama acara berlangsung.
Menurut Arie Rinaldi, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, inisiatif ini merupakan bentuk kerja sama antara lembaga keuangan dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. “Kami berharap, pembayaran pajak kendaraan ini menjadi bagian dari pengalaman yang menyeluruh selama mengikuti Jakarta Fair 2026,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa inovasi seperti ini membantu mengurangi hambatan administratif dan mempercepat akses ke layanan publik.
Strategi untuk Membangun Ekosistem Keuangan yang Berkelanjutan
Engagement Store Bank Jakarta juga dirancang untuk menginspirasi inovasi di bidang keuangan. Melalui kolaborasi dengan Blibli, lembaga tersebut ingin menunjukkan potensi teknologi digital dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. “Kami berharap, konsep ini bisa menjadi contoh yang baik untuk pengembangan layanan perbankan di masa depan,” tutur Arie. Ia menambahkan bahwa Bank Jakarta akan terus berupaya mengeksplorasi inovasi yang dapat memperkuat ekosistem keuangan dan memperluas jangkauan layanan ke masyarakat luas.
Kehadiran Bank Jakarta di Jakarta Fair 2026 tidak hanya berfokus pada kegiatan transaksi, tetapi juga pada edukasi dan sosialisasi layanan yang ada. Sebagai bagian dari ajang ini, Bank Jakarta berencana menyelenggarakan workshop dan pelatihan singkat untuk membantu pengunjung memahami fitur aplikasi JakOne Mobile serta manfaat layanan perbankan digital. “Kami ingin memberikan wawasan tentang bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari,” jelas Arie.
Menjadi Bagian dari Masyarakat yang Lebih Terhubung
Agus Widodo menegaskan bahwa inovasi ini adalah bentuk perusahaan yang ingin menjadi mitra aktif dalam mengembangkan ekonomi lokal. “Kami percaya bahwa inisiatif seperti Engagement Store dapat memperkuat keterlibatan antara Bank Jakarta dengan masyarakat, terutama generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi,” katanya. Ia menambahkan bahwa transaksi digital yang mudah dan cepat menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan akses ke layanan perbankan di daerah-daerah terpencil.
Bank Jakarta juga mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan mereka di Jakarta Fair 2026. “Tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk menikmati pengalaman transaksi yang lebih menarik dan interaktif,” kata Agus. Menurutnya, hadirnya Engagement Store tidak hanya menguntungkan pengguna aplikasi JakOne Mobile, tetapi juga mendorong kepercayaan terhadap layanan perbankan digital.
Komitmen Jangka Panjang untuk Inovasi Keuangan
Arie Rinaldi berharap inisiatif ini menjadi awal dari kegiatan serupa di masa depan. “Bank Jakarta akan terus berupaya menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, baik melalui inovasi maupun kerja sama dengan mitra strategis,” tutupnya. Ia menekankan bahwa kehadiran di Jakarta Fair 2026 adalah bagian dari langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kepada masyarakat.
Dengan menghadirkan Engagement Store, Bank Jakarta menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan pengguna. “Kami ingin masyarakat merasa bahwa layanan perbankan tidak hanya bisa diakses melalui kantor cabang, tetapi juga dalam suasana yang lebih santai dan menyenangkan,” tambah Arie. Ia berharap konsep ini mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya inovasi dalam layanan keuangan.
Sebagai bagian dari Jakarta Fair 2026, Bank Jakarta berharap konsep Engagement Store dapat menjadi ruang yang dinamis untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan solusi keuangan modern. Dengan menawarkan berbagai layanan, lembaga tersebut ingin menunjukkan bahwa perbankan bukan hanya tentang simpanan dan kredit, tetapi juga tentang pengalaman yang menyenangkan dan mudah diakses. “Inisiatif ini akan terus berkembang, dan kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara maksimal,” pungkas Agus Widodo.