Macan Kemayoran Bidik Striker Kroasia, Transfer Rp9,2 Miliar Hampir Rampung
Kitabersedekah.com – Persija Jakarta tengah berada di ambang kesepakatan besar di bursa transfer musim panas. Klub ibu kota itu disebut-sebut akan segera mengikat kontrak Ivan Mamut, penyerang berkebangsaan Kroasia yang saat ini memperkuat NK Varazdin di liga domestik. Angka yang beredar di kalangan pengamat sepak bola menunjukkan nilai transfer mencapai 450 ribu Euro, setara dengan kurang lebih Rp9,2 miliar. Jika deal ini terealisasi, Mamut akan menjadi rekrutan asing paling mahal yang pernah didatangkan Persija dalam beberapa musim terakhir.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Persija masih dalam fase penyusunan skuad untuk mengarungi Super League 2026/2027, dan manajemen menilai lini depan membutuhkan tambahan daya gedor yang signifikan. Kedatangan Mamut diproyeksikan sebagai tandem bagi Alexander Jeremejeff, sehingga formasi serang Macan Kemayoran akan memiliki dua opsi utama di area kotak penalti sekaligus variasi taktik yang lebih luas.
Jejak Karier: Dari Split hingga Malaysia
Ivan Mamut lahir di kota pesisir Split pada 30 April 1997. Kini berusia 29 tahun, ia telah melewati hampir dua dekade perjalanan di dunia sepak bola profesional. Karier juniornya bermula di RNK Split sebelum ia direkrut oleh akademi Hajduk Split U-17 pada Agustus 2012. Setelah dua musim mengasah kemampuan di level junior, Mamut melanjutkan langkahnya ke NK Hrvace pada Februari 2015, kemudian singkat di Primorac 1929 selama empat bulan pada pertengahan 2016.
Fase berikutnya membawa Mamut ke Inter Zapresic dan NK Sesvete, dua klub di kasta kedua liga Kroasia. Di Inter Zapresic khususnya, ia mengukir 17 gol dan 6 assist dari 82 penampilan—angka yang menunjukkan konsistensi sebagai penyerang reguler. Setelah itu, petualangannya melintasi perbatasan Eropa menuju Rumania, tempat ia membela CS U Craiova dan FCSB. Namun, kontraknya bersama FCSB berakhir pada Agustus 2022 dan ia sempat berstatus tanpa klub selama beberapa bulan.
Titik balik datang pada Januari 2023 ketika Terengganu FC dari Liga Super Malaysia mengontraknya. Selama satu setengah tahun hingga Juli 2025, Mamut menjadi andalan lini depan Terengganu dengan torehan 23 gol dari 35 pertandingan. Produktivitas tersebut menarik perhatian kembali ke Eropa, dan ia memilih pulang ke Kroasia untuk bergabung dengan NK Varazdin. Di klub barunya itu, Mamut langsung menunjukkan dampak: 14 gol dan 6 assist dalam hanya 36 laga.
Fleksibilitas Taktik yang Dicari Shin Tae-yong
Salah satu aspek yang membuat Mamut menarik bagi Persija bukan sekadar jumlah golnya, melainkan versatilitas posisinya di lapangan. Ia mampu beroperasi sebagai striker utama, penyerang kedua yang dikenal dengan istilah trequartista di sepak bola Italia, hingga sedikit mundur ke peran gelandang serang. Tinggi badan 192 sentimeter dan kaki kiri sebagai andalan membuatnya berbahaya baik dalam duel udara maupun penyelesaian akhir dari sisi kiri kotak penalti.
Kepemimpinan taktik Shin Tae-yong, pelatih Persija Jakarta, kerap memanfaatkan skema false nine di mana penyerang utama turun ke area tengah untuk membuka ruang. Fleksibilitas Mamut dalam membaca permainan dari berbagai posisi menjadikannya cocok dengan pendekatan tersebut. Ia juga memiliki pengalaman internasional di level junior, dengan tiga caps bersama Timnas Kroasia U-19 yang menghasilkan dua gol dan dua assist.
Profil Singkat
Berikut ringkasan data pemain yang akan segera menjadi bagian dari proyek Persija:
Nama: Ivan Mamut Klub saat ini: NK Varazdin Tempat dan tanggal lahir: Split, 30 April 1997 (29 tahun) Kewarganegaraan: Kroasia Posisi utama: Striker Kaki dominan: Kiri Tinggi badan: 192 cm
Implikasi bagi Persija dan Kompetisi
Pengeluaran Rp9,2 miliar untuk satu pemain asing menunjukkan ambisi manajemen Persija yang tidak lagi sekadar bertahan di papan tengah. Dengan Jeremejeff yang sudah terbukti tajam di musim sebelumnya, kehadiran Mamut sebagai pasangan akan menciptakan dinamika serangan dua arah yang sulit dibaca oleh lini belakang lawan. Di Super League 2026/2027, di mana persaingan gelar diprediksi semakin ketat, kedalaman skuad di sektor depan menjadi faktor penentu dalam laga-laga krusial.
Bagi Mamut sendiri, kepindahan ke Persija bukan sekadar lompatan finansial. Ia akan kembali berkompetisi di level yang menuntut intensitas tinggi setiap pekan, dengan ekspektasi publik yang jauh lebih besar dibandingkan liga Kroasia atau Malaysia. Pengalaman dua musim di Eropa (Rumania) ditambah satu setengah musim di Asia Tenggara seharusnya memberinya adaptasi cepat terhadap tempo permainan di Indonesia.
Proses negosiasi transfer dilaporkan berada di tahap akhir. Jika tidak ada hambatan administratif atau medis, Mamut diperkirakan akan mengikuti sesi latihan bersama skuad Persija dalam waktu dekat, sebelum resmi diperkenalkan kepada suporter Macan Kemayoran.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Ivan Mamut Segera Jadi Pemain Persija?
Ivan Mamut Segera Jadi Pemain Persija is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Ivan Mamut Segera Jadi Pemain Persija matter?
Ivan Mamut Segera Jadi Pemain Persija matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

