Kitabersedekah.com – MerahPutih.com – Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, secara mengejutkan mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026) siang di tengah derasnya isu pergantian pejabat pada Kabinet Merah Putih.
Mayjen Kristomei tiba di Istana sekitar pukul 13.05 WIB dengan mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) lengkap karena mendapat panggilan mendadak dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya pagi tadi.
Pengakuan Kristomei Sianturi dan Kesiapan Komando
Saat dikonfirmasi wartawan mengenai kabar pelantikannya sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggantikan Letjen TNI Suharyanto, perwira tinggi TNI AD itumengaku belum mengetahui perincian tugas yang akan diberikan.
"Saya diminta untuk hadir oleh Presiden. Belum tahu saya tugasnya apa, tetapi sebagai tentara saya siap perintah,"
Mayjen TNI Kristomei Sianturi saat memberikan keterangan di Istana Negara.
Meski demikian, kehadiran Kristomei dengan PDU lengkap memperkuat indikasi dirinya akan dilantik secara resmi oleh Presiden untuk memimpin lembaga penanggulangan bencana nasional di tanah air.
OTT KPK Seret Adik Kepala BNBP Letjen Suharyanto
Isu pencopotan Letjen TNI Suharyanto dari jabatan Kepala BNPB menguat pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilancarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta dana siap pakai kebencanaan pada Selasa (13/10/2026).
Operasi tangkap tangan KPK tersebut menyeret 14 orang terperiksa di lingkungan BNPB. Lima orang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka, termasuk salah satunya adik kandung Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana?
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana matter?
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

