Promosi wisata, KBRI KL ajak agen travel Malaysia ke Bumi Sriwijaya
Kuala Lumpur menjadi panggung untuk promosi pariwisata Sumatera Selatan (Sumsel) oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur. Program Familiarization Trip (Famtrip) yang diadakan 7–10 April 2026 dirancang untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Malaysia serta mendorong Sumsel sebagai destinasi wisata yang berkembang.
Proses pengenalan destinasi
Famtrip ini menampilkan 11 agen perjalanan dari Malaysia, yang diberi kesempatan langsung mengalami kekayaan budaya, warisan sejarah, alam, serta kuliner Sumsel. Keempat destinasi utama yang dikunjungi meliputi Palembang dan Ogan Ilir.
“Famtrip menjadi sarana strategis untuk memperkuat kolaborasi serta menempatkan Sumatera Selatan sebagai tujuan wisata menarik bagi wisatawan dari Malaysia,” ujar Maria Kusumanegari, Sekretaris Pertama Fungsi Ekonomi KBRI KL.
Komitmen pembangunan pariwisata
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel, Rudi Irawan, menekankan upaya pemerintah provinsi dalam mendorong sektor pariwisata melalui visi “South Sumatra Wonderful 2030”. Ia juga menyebut beberapa inisiatif utama, seperti Sumsel Health Tourism dan program “100.000 Sultan Muda” yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan membangun kewirausahaan muda di bidang pariwisata.
Peluang bisnis pariwisata
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sumsel, Feby Yolanda, menambahkan bahwa Famtrip memberi peluang besar bagi pelaku pariwisata Sumsel untuk memperluas jaringan bisnis dengan agen travel Malaysia. Selain itu, program ini mendukung pengembangan paket wisata yang kompetitif.

